Rabu, 22 Mei 2013

PUPUH RUH




PUPUH RUH
(Rahasia Hidup)

Ada yang berbeda pada kemanusiaan dalam penciptaan diri-nya dibandingkan dengan makhluk Allah lainnya....... apakah itu ??
Yang dengan itu seluruh makhluk Allah lain-nya sebagai yang tunduk patuh demi kepentingan kemanusiaan.
Yang dengan itu ke-20 sifat Tuhan, dari mulai WUJUD, QIDAM, BAQA.... hingga MUTAKALIMAN melekat pada setiap diri kemanusiaan sebagai anugerah tertinggi bagi makhluk-NYA.
Begitupun DIA Yang Maha Pemurah mewujud kepada diri mereka yang dermawan.....
DIA Yang Maha Kasih Sayang mewujud kepada diri mereka yang penuh cinta kasih.....
DIA Yang Maha Mengetahui mewujud kepada diri mereka yang berilmu & memahami hikmah.....
DIA Yang Maha Adil lagi Bijaksana mewujud kepada diri mereka yang menjunjung keadilan.....
Dan seperti itu-lah sifat-sifat lain-NYA mewujud kepada diri kemanusiaan.
Yang dengan 'itu' maka kemanusiaan sebagai yang diharapkan menjadi rahmat bagi semesta alam, rahmatan lil aalamiin....
Yang dengan itu maka pantaslah ia sebagai KHALIFAH di muka bumi.... Begitulah fitrah kemanusian yang dianugerahkan kepada-nya.
................................ apakah itu ??
".... sesungguhnya AKU akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah KU-sempurnakan kejadian-nya dan telah KU-tiupkan RUH-KU, maka hendaklah kamu semua (para malaikat) tersungkur dengan bersujud kepada-nya."  [QS 38:71-72] 
Maka dengan demikian tentulah DIA amat dekat sekali dengan kita.... bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri........... renungkanlah dengan hati yang dalam, hening dan bening....... 
........... kedalaman mengantarkan 'aku'-mu masuk menjelajahi alam ilmu yg dimiliki 'AKU'-DIA yang dalam dan luasnya tak terukur oleh keterbatasan 'aku'-mu.
...........keheningan menghanyutkan 'aku'-mu sirna hilang, kemudian nyata-lah 'AKU'-DIA sebagai satu-satunya realitas yang ada (TAUHID).
............ kebeningan menelanjangi segala rasa 'aku'-mu sebagai yang merasa 'memiliki' pun lepas hilang kemudian nyata-lah 'AKU'-DIA sebagai YANG MAHA PEMURAH (ar-raahman) sebagai satu-satunya realitas pencipta dan pemilik apa-apa yang ada di langit dan di bumi serta apa-apa yang berada diantara kedua-nya (rabbul aalamiiyn).
Kemudian.............. 'aku'-mu pun tersungkur dengan bersujud kepada 'AKU'-DIA dan tanpa terasa cucuran air mata bahagia mengalir jatuh membasahi pipi wajah-mu.
"Hai manusia, sesungguhnya kamu telah berusaha dengan sungguh-sungguh menuju TUHAN-mu, maka pasti kamu akan menemui-NYA."  [QS 84:6]
--- sandoz ---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar